Jumat, 31 Oktober 2014


Nama jendril yang satu ini adalah Jendril Amel, atau nama lengkapnya adalah Amelia Ayu Kartika. Beliau memiliki NIM 12811024 dan beliau merupakan BPA di himpunan bersama Jendral Kawtsar.
Jendril amel pernah mengalami cinlok waktu diksar. Jendril Amel cinlok dengan 12911024 pas perjalanan cinta, jadi pas diksar Jendril dapat pacar baru.

Tidak seperti wawancara lain yang melulu ngomongin alasan masuk meteorologi alesan ikut diksar kenapa mau masuk himpunan dan lain lain yang sejenis, kami malah ngomongin soal cinta. Jendril Amel  ramah dan baik, pas praktikum mmk juga, jendril banyak membantu. Inner beauty Jendril Amel kelihatan. Kesan jendril ke pradawihaya itu rame dan pradawihaya pencari cinta banget. Pesan jendril adalah nikmati perjalanan cintanya.
Nama Jendril yang satu ini adalah Jendril Sarah, nama lengkap beliau adalah Sarah Risda Nafisa. Nim beliau adalah 12811023 alias kakak nim dari Revana. Nomor anggota beliau adalah 1112002B. Jendril ini sangat cantik dan pinter banget. Tapi dibalik itu semua jendril ini penuh perjuangan banget, jendril sarah nangis karena masuk mete alias tidak masuk ke pilihan satunya, tapi jendril ini setelah sedih langsung bangkit dari jatuhnya, berkomitmen untuk melakukan yang terbaik dan akhirnya bisa menjadi mapres. Luar biasa. Jendril ini pernah juga ke rusia selama 1 bulan untuk ngajar bahasa Inggris. Kata jendril, kami kompak dan menuhi kuorum , pesan dari jendril sarah ke kami adalah agar kami lebih peduli lagi sama teman-teman kami aja.

Nama jendral yang satu ini adalah Jendral Gian, nama lengkap beliau adalah Giananda Pratama. Beliau berasal dari Tasik, sama dengan Agum, Tantan, dan Adew, teman-teman sefakultas kami. Beliau adalah kakak NIM dari Tari, yaitu 12812012. Beliau adalah staff PSDA yang kerjaannya ngediksar dan menyelesaikan masalah internal seperti merangkul kembali yang kabur-kaburan di himpunan. Kata beliau di himpunan memang enak, tapi jangan berekspektasi himpunan bakal ngasih apa tapi berpikirlah kita bisa ngasih apa ke himpunan, karena himpunan sejatinya hanyalah sebagai wadah kita berkarya. Beliau juga adalah staff di Kementrian Manajemen Lingkungan di Kabinet. Alasan beliau masuk Meteorologi adalah agar bisa ke Jepang. Rencananya beliau akan KP ke Pertamina pada tahun 2015, karena nanti pada tahun itu Pertamina udah menjadi energy company yang akan dibuka juga untuk energy matahari dan angin, jadi peluang anak meteorology juga semakin besar. Pesan beliau terhadap angkatan kami adalah jaga banget teman-teman kami, lebih aware sama sekitar. Kesan beliau terhadap kami adaah angkatan kami masiih terlihat sendiri-sendiri.Nama jendral yang satu ini adalah Jendral Gian, nama lengkap beliau adalah Giananda Pratama. Beliau berasal dari Tasik, sama dengan Agum, Tantan, dan Adew, teman-teman sefakultas kami. Beliau adalah kakak NIM dari Tari, yaitu 12812012. Beliau adalah staff PSDA yang kerjaannya ngediksar dan menyelesaikan masalah internal seperti merangkul kembali yang kabur-kaburan di himpunan. Kata beliau di himpunan memang enak, tapi jangan berekspektasi himpunan bakal ngasih apa tapi berpikirlah kita bisa ngasih apa ke himpunan, karena himpunan sejatinya hanyalah sebagai wadah kita berkarya. Beliau juga adalah staff di Kementrian Manajemen Lingkungan di Kabinet. Alasan beliau masuk Meteorologi adalah agar bisa ke Jepang. Rencananya beliau akan KP ke Pertamina pada tahun 2015, karena nanti pada tahun itu Pertamina udah menjadi energy company yang akan dibuka juga untuk energy matahari dan angin, jadi peluang anak meteorology juga semakin besar. Pesan beliau terhadap angkatan kami adalah jaga banget teman-teman kami, lebih aware sama sekitar. Kesan beliau terhadap kami adaah angkatan kami masiih terlihat sendiri-sendiri.

Beliau adalah seorang danlap yang sangat terkenal di mata kami. Dia lah Kawtsar Mukhtar dengan NIM-nya 12812028 dan nomer anggotanya adalah 1213002B. Beliau adalah anggota unit PS (Persatuan Sepakbola). Beliau adalah ketua wisuda oktober HMME tahun 2014. Beliau bisa menjadi ketua wisuda karena mengajukan dirinya sendiri. Posisi beliau di himpunan adalah sebagai BPA (Badan Perwakilan Anggota) bersama Jendril Amel. Tugas BPA itu sendiri adalah mengontrol BP, membahas isu penting tentang himpunan dan menerima LPJ dari BP. BPA untuk masing-masing angkatan biasanya selalu mengadakan pertemuan perangktan untuk membahas berbagai permasalahan dan isu-isu penting yang beredar. Jendral Kawtsar adalah ketua angkatan terakhir Ose-Mete. Kesan beliau terhadap angkatan kami adalah terlihat sudah kompak namun masih terlihat bodoh. Pesan beliau adalah tingkatkan inisiatif, dan susah senang bareng itu penting.
Nama beliau adalah Jendral Fadhil. Nama lengkapnya adalah Fadhil Muhammad Firdaus, dengan NIM-nya adalah 12811035. Ia adalah Kadep Keprofesian di HMME Atmosphaira ITB. Dia dulu masuk Meteorologi karena perminatan (kalau dulu sih dibilang beasiswa minat karena dapet uang, sekarang enggak lagi). Ia ketika PKKM sering memakai slayer berwarna silver yang artinya beliau panitia nonlap, yaitu dokumentasi. Kesannya terhad
ap angkatan kami adalah angkatan kami agak lelet, jadi kelihatan kurang sigap gitu, tapi katanya lagu angkatan kami sudah bagus dan video ucapan selamat ulang tahunnya pun sudah cukup bagus. Pesan yang disampaikan beliau adalah bahwa kami harus tahu kapan harus yesman dan kapan harus berpikir kritis.
Jendril Tika memiliki nama lengkap Kartika Anjarsari. Jenderil ini memiliki NIM 12812004. Ia lebih jarang terlihat oleh kami (Pradawihaya) dibandingkan jenderal-jenderil lainnya. UKM (unit kegiatan mahasiswa) yang diikuti jenderil Tika adalah MBWG (Marching Band Waditra Ganesha). Selama kegiatan marching band, ia berada di bagian pasukan bendera (sama seperti Widy). Di HMME, jenderil Tika menjabat sebagai staff intrakampus. Divisi intrakampus ini berfungsi sebagai penghubung HMME dengan lembaga-lembaga lain di kampus ITB. Asal daerahnya adalah Jambi (sesuai dengan raut wajahnya yang khas). Ia lahir pada tanggal 10 Juni 1994. Golongan darahnya tidak sama dengan saya. Dia B, sedangkan saya O. Jenderil Tika mengungkapkan rasa senangnya kepada kami karena HMME mendapat juara 3 pada perform wisuda Oktober 2014. Padahal target HMME tidak berlebihan, hanya 10 besar. Setelah itu, ia bercerita mengenai diklat untuk menjadi panitia PKKM. Mirip dengan diklat panitia OSKM, pada awalnya diadakan TFT (training for trainer) terpusat lebih dahulu. Selesai TFT terpusat, barulah diadakan TFT per divisi yang biasanya berlangsung selama seminggu. Jenderil Tika mengungkapkan keinginannya untuk mengikuti KP (kerja praktik) di industri migas (minyak bumi dan gas alam). Ada beberapa kesan darinya untuk kami. Salah satunya adalah saat PKKM kami bisa datang ramai-ramai. Namun, para cowok di angkatan kami dinilai kurang peka dan kurang strong. Pesan-pesannya untuk kami antara lain jadikan capek sebagai teman, karena kesibukan di tingkat 3 nanti akan semakin meningkat. Pesan berikutnya adalah jangan memanjakan fisik dan jagalah teman-teman seangkatan.

Jendral Wawan memiliki nama lengkap Muhammad Kurniawan dengan NIM-nya adalah 12811021. Ia berasal dari Palembang (Sumatera Selatan), sama seperti Haura. Jenderal Wawan lahir pada tanggal 28 Desember 1993. Posisinya di HMME adalah sebagai kadiv ekstra kampus. Divisi ekstra kampus HMME memiliki link atau hubungan ke IPB (Institut Pertanian Bogor), AMG (Akademi Meteorologi dan Geofisika), dan para alumni Meteorologi ITB. Divisi ini berada di bawah divisi eksternal dan berada sejajar dengan divisi intra kampus. Jenderal Wawan pernah mengikuti KP (kerja praktik) di PT Lentera Angin Nusantara yang salah satu lokasinya berada di Ciheras, Tasikmalaya (Jawa Barat). Durasi KP yang ia ikuti adalah 4 minggu. Dia bercerita bahwa jumlah total angkatannya mencapai 43 orang. Jenderal Wawan merupakan asisten Pak Plato dan sering bertemu dengan kami saat praktikum Mekanika Medium Kontinu. Kesannya kepada kami adalah kami terlihat kompak dan sudah peduli dengan teman-teman seangkatan. Pesan yang ia berikan adalah jagalah kekompakan dan berusahalah untuk menjadi lebih aktif.

Jendral Arif merupakan pendahulu yang seringkali mengantarkan kami ke berbagai spot ketika PKKM berlangsung. Nama lengkapnya adalah Arif Prasetyo Armadianto dan NIMnya 12812032. Posisinya di HMME adalah sebagai staff divisi keilmuan dan keprofesian. Dia terlihat "gaul" seperti tipikal anak Jabodetabek pada umumnya. Jenderal Arif tergabung dalam unit PS (Persatuan Sepakbola). Kesannya terhadap kami (Pradawihaya) adalah inisiatif kami sudah bagus, tapi masih "sok ide". Lalu, ia berpesan kepada kami untuk tetap menjaga angkatan, jangan "hilang-hilangan" setelah masuk HMME, dan diusahakan kami semua aktif berkontribusi saat agitasi.

Nama lengkap dari jenderal Luthfie adalah Luthfie Maula Alfianto. Ia memiliki NIM 12811012. Dengan agak malu, jenderal Luthfie pada akhirnya berkata kepada kami yang mewawancarainya bahwa jabatannya di HMME adalah sebagai Sekjen (sekretaris jenderal) HMME. Dia bercerita kepada kami bahwa ia suka berorganisasi. Kesannya kepada kami (Pradawihaya) adalah kami terlihat semangat dan antusias meskipun masih kurang kritis. Pesan jenderal Luthfie antara lain kami perlu meningkatkan kreativitas, menjaga semangat, dan jangan lupa niat awal untuk masuk himpunan.

Namanya Jendral Yusuf,Ia lahir di Palu 28 Mei 1995,sama dengan kelahiran ku...Jendral Yusuf memiliki NIM 12812034,kakak nim dari Hanif.Jendral Yusuf orangnya rame,enak diajak ngobrol,dan serasa tidak ada batas angkatan antara kita.Jendral Yusuf di Himpunan merupakan staff bagian kominfo.KESAN untuk kami : sudah bisa bikin nyaman angkatan sendiri.PESAN :Badai pasti berlalu,ga akan sakit kalau sudah dipersiapkan,setelah badai pasti ada pelangi.

Rabu, 29 Oktober 2014

Jendral Tryono memiliki NIM 12812022 dan merupakan staff Keprofesian bidang Zephyrus. Saya pertama kali mengetahui jendral ini saat PKKM III yang membahas alat-alat Meteorologi yang ada di Taman Alat, jendral ini mengisi pos Champbell Stokes. Menurut saya, jendral orang yang ramah, penjelasannya mudah dimengerti, dan medhok. Kesan yang diberikan bagi Pradawihaya adalah semangatnya bagus dan kompak. Namun jangan lupa perjalanan baru di mulai, pertahankan terus semangatnya karena perjalanan pun masih panjang.
 Jendril Nunu yang bernama lengkap Siti Nur Asri ,12812005 merupakan Staff Kekeluargaan di HMME. Jendril ini lumayan sering dibicarakan oleh Pradawihaya karena cantik, lembut dan ramah. terutama oleh pria-pria Pradawihaya Merupakan salah satu taplok juga di PKKM. Adapun pesan dari Jendril Nunu untuk Pradawihaya adalah semangat mengikuti diksar dan jangan lupa tugas dikerjain. sedangkan kesan yang didapat adalah angkatan ini unpredictable, kalau datang suka lebih cepat bikin panik kitanya (panitia PKKM). Kitanya masih ngumpul, tiba-tiba Pradawihayanya sudah siap di tempat janjiannya.

Kamis, 09 Oktober 2014

Jendral yang satu ini adalah adalah ketua PKKM 2014. Beliau bernama Gaga Pradipta dengan NIM 12811004. Beliau di himpunan menjabat sebagai Kadiv BRT yang jobdesknya antara lain, menjaga kebersihan sekre, menjaga inventoris himpunan, dan mengawasi keberjalanan piket per divisi.

Beliau sempat KP di Tekmira (Teknik Mineral dan Batubara) yang perusahaannya berada di Cimahi, Jawa Barat. Beliau disana mengambil bidang pencemaran udara yang termasuk di blok meteorology lingkungan. Berdasarkan data, pencemaran udara di lingkungan pertambangan sudah sangat buruk sekali. Sehingga udara di sekitarnya menjadi sudah tidak sehat lagi. Ada beberapa solusi yang ditawarkan antara lain mengurangi sumber polusi yaitu alat berat, dan reboisasi kecil-kecilan. Alat berat yang ada memang sangat banyak sekali jumlahnya sehingga menimbulkan polusi dan harus dikurangi sedikit demi sedikit untuk mengurangi polusi udara disana. Untuk kerja praktek, kita tidak harus mencapai 100 sks, tergantung kepada dosen pembina masing-masing.

Kesan beliau terhadap kami, diawal bulan Juni lalu sangat diapresiasi karena banyak yang hadir pada waktu itu. Kami juga terlihat optimis tapi terlihat kurang peduli. Salah satu bentuk kepedulian kami yang bisa dilakukan adalah lebih sering untuk peduli sama angkatan dan baca-baca blog teman-teman. Beliau juga berpesan kepada kami agar kami lebih banyak bertindak dari pada hanya omong belaka, serta untuk PKKM-PKKM selanjutnya diharapkan sekali bisa fullteam.



Jendril yang satu ini berasal dari Jogjakarta. Beliau bernama Ferosa Arsandita dengan NIM beliau adalah 12811009.  Di himpunan, beliau memegang jabatan sebagai Badan Perwakilan Anggota dari angkatan 2011. Setiap angkatan wajib memiliki dua wakil anggota dari angkatannya masing-masing. Salah satu jobdesk BPA adalah mengawasi proker-proker besar dari himpunan yang sering disebut GBHP (Garis-Garis Besar Haluan Proker). BPA juga bertindak sebagai MPK (kalo pas SMA) yang menyalurkan aspirasi angkatannya kepada BP (Badan Pengurus). Beliau menjadi BPA karena dari dirinya sendiri memang ingin menjadi BPA, sehingga bukan ditunjuk atau dipaksa. Para BPA juga bukan merupakan bagian dari kegiatan PKKM. Mereka adalah pengawas yang memastikan keberjalanan PKKM ini sesuai dengan SOP yang telah disepakati.

Beliau juga berbicara tentang KP (Kerja Praktek) –nya di Blora, Jawa Tengah. Disana beliau mengambil bidang hidrometeorologi yang katanya lebih kompleks dari hidrogeologi. Hidrometeorologi sendiri masuk ke dalam blok meteorology lingkungan. Tempat KP beliau adalah di Pertamina Hulu Energi. Beliau KP selama 7 minggu. Beliau lumayan merasa betah disana karena merasa apa yang dipelajarinya berguna, bahwa semua industri butuh meteorology.


Kesan beliau terhadap angkatan kami adalah kami polos dan aktif, haha kami dibilang polos. Pesan beliau untuk angkatan kami adalah speak up mumpung salah itu diwajarkan, belajar memanajemen hati, dan jangan belajar melulu. Sedangkan kesan kami kepada beliau adalah beliau memang jarang terlihat sehingga kami pun baru tahu bahwa beliau adalah anak meteorology.  Tapi, ketika kami mengobrol dengan beliau, beliau sungguh memberikan kami inspirasi untuk maju di prodi ini. Terima kasih Jendril Ferosa J semoga sukses selalu.
PKKM 5 - 27 September 2014

Kami dikumpulkan di selasar TVST dengan sudah sarapan dan berpakaian rapi. Setelah dimobilisasi ke Ruang 1401, kami diberi kata sambutan oleh Kahim HMME Atmosphaira ITB, Jendr

al M. Reza Robby Nugraha dan diberitahukan latar belakang acara  ini, yakni ketidaktahuan mahasiswa Meteorologi akan macam karir yang akan dibangunnya kelak.

          Dibagi menjadi dua sesi materi.
Sesi materi pertama, diisi oleh Noviyani Ervianti alumni Meteorologi yang kini bekerja di perusahaan Jepang, JICA. Beliau menceritakan pengalaman kerjanya dan menceritakan betapa beruntungnya mahasiswa Meteorologi karena kuantitasnya di Indonesia masih sedikit. Selain itu kita diharapkan meningkatkan motivasi, vision, efforts, spirits, creativity, dan team works.  Kemudian dilanjutkan oleh sesi “Are We Part of Earth Scientist?” oleh Zulva Kriza. Di sini beliau menekankan untuk terus bergerak dan mengikuti dinamika perubahan lingkungan agar terus berkembang dan tidak mati dalam komunitas. Pesan yang saya ingat dari beliau adalah “love what you do, do what you love, and value will follow.”. Jangan  hanya  membandingkan satu dengan yang lain, carilah passion dan ubah perspektif serta kembangkan self marketing.
Yang terakhir alumni Meteorologi 2010, Amelia memberikan materi tentang “Pengalaman Kuliah S1 Meteorologi”. Pengalaman Kak Amel yang ‘terpaksa’ masuk Meteorologi dan baru menemukan keseruannya di tingkat tiga. Pesan dari Kak Amel adalah “begin with the end in mind”.
Setelah diberikan waktu istirahat, sholat, dan makan, kami kembali masuk ke sesi kedua. Sesi kedua ini diisi oleh Jendral dan Jendril 2011 yang akan menceritakan pengalaman KP-nya. Yang pertama adalah Piala Imelda yang berhasil mendirikan Lentera Angin Nusantara yakni pemanfaatan energi angin di Sumba. Ini benar-benar menginspirasi saya, karena selama ini Indonesia dianggap punya potensi besar dalam pemanfaatan energi angin, namun pada praktiknya jarang ada yang berhasil. Keinginannya untuk ikut memajukan Indonesia Timur serta kesadarannya bahwa kita terpaku pada potensi saja namun sistem yang digunakan untuk pemberdayaan energi angin justru tidak berkembang dan lebih rela membeli daripada menciptakan sendiri.


Yang kedua oleh Yovita, Meteorologi 2010 yang menginspirasi dengan pengalaman pertukaran pelajarnya di Nagoya University, Jepang. Kemudian Firman A., Meteorologi 2011 bercerita tentang pengalaman KP-nya di Kementerian ESDM serta kiat-kiat dalam  mengikuti KP. Dengan menemukan potensi dan passion, tanya senior, lulus minimal 100 SKS, konsultasi dengan dosen, menghubungi tempat KP, dan membuat proposal  bila dibutuhkan. Adapun manfaat yang bisa didapat pengalaman kerja, menambah jumlah SKS, aplikasi skill, mengisi waktu luang, koneksi ke dunia kerja, dan latihan self improvement. Yang ketiga Danasla, Meteorologi 2011 mengenai KP di Pertamina Geothermal. Untuk mempersiapkan KP dibutuhkan topik, dosen pembimbing, tempat, dan  proposal. Setelah sesi tanya jawab, kami diperbolehkan pulang.




Yang kedua oleh Yovita, Meteorologi 2010 yang menginspirasi dengan pengalaman pertukaran pelajarnya di Nagoya University, Jepang. Kemudian Firman A., Meteorologi 2011 bercerita tentang pengalaman KP-nya di Kementerian ESDM serta kiat-kiat dalam  mengikuti KP. Dengan menemukan potensi dan passion, tanya senior, lulus minimal 100 SKS, konsultasi dengan dosen, menghubungi tempat KP, dan membuat proposal  bila dibutuhkan. Adapun manfaat yang bisa didapat pengalaman kerja, menambah jumlah SKS, aplikasi skill, mengisi waktu luang, koneksi ke dunia kerja, dan latihan self improvement. Yang ketiga Danasla, Meteorologi 2011 mengenai KP di Pertamina Geothermal. Untuk mempersiapkan KP dibutuhkan topik, dosen pembimbing, tempat, dan  proposal. Setelah sesi tanya jawab, kami diperbolehkan pulang.



Sabtu, 04 Oktober 2014

PKKM 4 - Jumat 26 September 2014

Pada hari jumat tanggal 26 september 2014, tibalah saatnya kami menjalani PKKM ke empat kami. Kami berkumpul jam setengah 6 di oktagon untuk mempersiapkan segalanya. Namu hal yang paling tidak bisa terlupakan saat itu adalah bahwa saya lupa membawa beberapa perlengkapan spek seperti ponco dan slayer. Akhirnya saya bergegas kembali ke kost untuk mengambil spek-spek tersebut. Ponco saya temukan di bawa sadel motor, tapi, sayang sekali bahkan di kost pun slayer saya tidak ada. Sempat saya menelpon beberapa teman yang tidak bisa mengikuti PKKM saat itu untuk meminjam slayer, tapi tidak diangkat. Akhirnya saya menelpon teman dekat saya, dan untung saja dia lah yang mengetahui keberadaan slayer tersebut, ya slayer tersebut berada di kostnya. saya benar-benar lega dan langsung meminta tolong dia untuk membawakan slayer tersebut ke kampus soalnya dia memang berencana kesana.

Jarum jam pun telah menunjukan pukul 18.30, kami pun bergegas menuju selasar PLN. Disana kami bertemu dengan para taplok dan mengobrol mengenai beberapa hal. Namun, saya benar-benar masih gugup karena merasa diri membawa spek yang tidak lengkap berhubung slayer saya masih dibawakan oleh teman saya. Saking gugupnya sehingga saya pun sempat ditanyai oleh jendral yang menggunakan slayer putih apakah saya baik-baik saja karen muka saya sangat pucat waktu itu. Akhirnya setelah beberapa lama, teman saya pun datang membawakannya sehingga saya sangat berterima kasih kepaddanya.

Masalah slayer pun telah terselesaikan, hehe. Akhirnya kami dimobilisasi menuju selasar double helix. Beberapa saat sebelum mencapai selasar, kami sudah bersiap-siap untuk menunujukan hasil latihan PBB kami kepada para Jendral dan Jendril. Betapa terkejutnya kami bahwa yang menunggu disana hanyalah ada seorang Jendral dan seorang Jendril. Mereka adalah Jendral Imam dan Jendril Sona. Mereka membawa salah satu atribut himpunan, yaitu bendera. Disana kami dijelaskan mengenai lambang himpunan, bendera, baliho, bahkan sampai jaket himpunan. adapun penjelasannya kurang lebih seperti  dibawah ini :

Untuk lambang, terdapat gambar berbentuki sikon yang merupakan perlambangan profesi dan keilmuan meteorologi. Selanjutnya ada lingkaran berwarna kuning yang melambangkan pergerakan matahari yang merupakan pusat kemahasiswaan. Ada juga radar, 8 titik di lingkaran paling luar yang melambangkan pergerakan ke segala arah. Lingkaran-lingkaran radar tersebut memiliki titik yang berjumlah 1, 2, dan 8 yang memiliki arti konde nim meteorologi yaitu 128. Terdapat pula lambang ganesa di dalam lingkaran yang berarti bahwa keilmuan dan keprofesian himpunan berada di bawah naungan ITB. Terdapat pula lingkaran  tegas yang melambangkan ikatan di meteorologi tidak pernah putus, dan terakhir terdapat nama himpunan di luar lingkaran.

Selanjutnya oleh Jendril Sona dijelaskanlah mengenai bendera himpunan. Bendera yang memiliki panjang 1.28 m, lebar 0.8 m, space atas ke lambang 19 cm, dan space bawah ke lambang 9 cm adalah bendera kebanggaan himpunan karena 128 bermakna kode meteorologi, 08 menandakan 2008 atau tahun lahir dari HMME, 9 berarti bulan september yaitu bulan lahir HMME dan 19 berarti tanggalnya. Ada pula baliho yang memiliki panjang 12.8 m, lebar 12.8 m, space atas dan bawah ke lambang masing-masing adalah 1.28 m.

Selanjutnya oleh Jendral Imam dijelaskan tentang jaket himpunan. Garis putih yang membentang di bahu berarti tanggung jawab yang dipikul setiap anggotanya, garis berwarna putih berarti tanggung jawab yang dipikul adalah tanggung jawab yang suci, garis tegas tak putus-putus berarti tanggung jawab tersebut tak akan pernah putus, terdapat pula lambang himpunan di sebelah kiri, bagian tengah sebelah dada terdapat lambang HMGM, bagian kanan terdapat lambang HMGM yang membentuk tiga sisi artinya memiliki tiga cabang ilmu geofisika, yaitu, padat, cair dan gas. Sedangkan tiga sudut artinya Tri Dharma Perguruan Tinggi, warna biru almamater berarti kekeluargaan. Sel;anjutnya, sejak tanggal 19 September 2008 HMME sudah menganggap atribut yang dipakai adalah identitas HMME.